Persalinan normal merupakan persalinan yang paling aman untuk Anda dan bayi. Selain terhindar dari berbagai risiko penyakit, Anda dan bayi juga memiliki kondisi kesehatan yang lebih terjaga. Ada beberapa kondisi organ yang berubah setelah persalinan normal yang akan Anda rasakan. 


1.      Vagina

Selama masa kehamilan vagina Anda akan mengalami peningkatan pembuluh darah dan mengalami pembengkakan yang akan kembali normal dalam waktu 6-10 minggu. Waktu yang diperlukan bagi Anda yang menyusui bayi tergantung dari masing-masing tubuh dalam memproduksi hormon estrogen.

Setelah persalinan normal bagian vagina Anda juga akan terasa lebih kering dan kesat yang disebabkan oleh kadar estrogen. Kondisi vagina yang mengering ini tidak akan berlangsung lama seiring dengan lama masa nifas Anda. Kondisi miss-V yang seperti ini akan membuat Anda tidak nyaman jika berhubungan seks sehingga menghindari terjadinya kehamilan kembali.

Agar kondisi vagina bisa kembali pulih dengan tepat waktu maka Anda memerlukan nutrisi yang cukup agar produksi ASI tidak akan terganggu. Adanya nutrisi yang akan membantu fungsi hormon estrogen dalam memproduksi ASI.

Salah satu caranya dengan mengonsumsi susu khusus ibu menyusui yang tersedia di toko perlengkapan ibu dan bayi. Anda bisa mendapatkannya dengan harga spesial diskon lebaran 2018 hingga 18% dengan varian rasa yang nikmat.

2.      Perineum

Perineum merupakan bagian yang terletak di antara vagina dan anus Anda. Saat proses persalinan normal bagian ini dapat mengalami sobekan. Otot-otot pada perineum ini akan kembali pulih pada waktu enam minggu setelah persalinan dilakukan.

Pada beberapa kasus kekuatan otot perineum akan berisiko untuk tidak bisa kembali sempurna seperti sediakala yang disebabkan oleh beratnya robekan yang terjadi. Bagian yang dekat dengan perineum yaitu vulva yang membengkak akan menjadi pulih pada waktu 1 sampai 2 minggu.

3.      Rahim

Kondisi berat rahim akan kembali menyusut setelah melahirkan. Dari berat rahim pada masa kehamilan seberat 1.000 g akan mengalami penyusutan hingga menjadi seberat 50-100 g. Pada rahim warna darah yang keluar akan berubah dari merah menjadi kuning dengan ukuran debit darah yang keluar akan terus berkurang.

Ukuran rahim juga mengalami penyusutan yang drastis. Ketika masa kehamilan ukuran rahim dapat menampung kapasitas janin seberat 3-4 kg namun setelah persalinan maka rahim akan mengecil.  Rahim hanya berukuran sekitar 2 kepalan tangan laki-laki dewasa. Dua minggu setelah persalinan ukurannya akan semakin kecil menjadi satu kepalan tangan.

Mendekati 40 hari setelah melahirkan maka rahim akan mengecil hingga sebesar telur ayam. Kondisi ini akan berjalan dengan normal jika Anda tidak memiliki masalah pasca persalinan. Jika Anda mengalami masalah maka konsultasikan segera ke dokter.

4.      Leher rahim (Serviks) dan Dinding Perut

Leher rahim akan kembali seperti semula setelah Anda melahirkan namun tidak akan bisa kembali seperti sebelum kehamilan. Bagian dinding perut setelah persalinan akan mengalami pengenduran. Anda dapat membuatnya kembali kencang dengan melakukan latihan secara rutin setiap harinya setelah melewati masa nifas.

Berbagai usaha akan dilakukan untuk mendapatkan bentuk tubuh kembali seperti sebelum masa kehamilan. Anda tetap harus menomorsatukan produksi ASI agar tumbuh kembang bayi tetap lancar tidak terpengaruh dengan berbagai program yang Anda lakukan.